Archive for February, 2008

Menonton beberapa film dengan nuansa timur tengah pagi tadi dengan kesadaran yang belum sepenuhnya terhimpun, hanya membawa satu pertanyaan bagi saya:
Bagaimana mungkin Hollywood bisa mengumpulkan sejumlah orang bersorban dan berjanggut, tanpa nama dan tanpa sejarah seperti ini?
Jika semua kejadian itu hanya manipulasi studio, maka siapakah mereka dalam kehidupan sehari-hari? pencuci piring dengan gaji harian, tukang [...]


Saya belajar meloloskan diri dari kelupaan melalui foto hari ini. momen pertama, tidak sengaja. Menemukan foto francois ozon di katalog foto yang dibawa seorang teman, dan kemudian terbawa saya tanpa sengaja, mengingatkan saya pada tatapan mata yang sama kosongnya. Tatapan mata yang dimiliki lakilaki nuansa bening. Kepadanya saya meminjam koleksi bed time stories si ozon. [...]


sebuah tikung kita pilih
“ini kitab perjalanan, tentang romantisme, yang telah kita lupakan”
oka rusmini. perempuan batu.


you owe us our whole life together!
(bila saatnya tiba. bila kau masih percaya)


Sepertinya saya memang menulis terlalu banyak hal tentang pernikahan, menikah, dinikahi, menikahi. Mungkin karena lingkungan saya, yang dimanapun, sedang sibuk dengan isu ini; mungkin juga karena sesungguhnya, topik ini pernah,sedang dan akan menduduki posisi penting dalam pemikiran saya.
Ketika tiba di pagan land ini, saya dan the papi langsung menuju rumah saudara saya yang akan [...]


satu tahun sudah neneto pergi. rasanya ia hanya sedang pergi memancing atau mencari daun kacang untuk sayur para cucu yang datang dari kota. tapi dia tidak juga muncul di tikungan itu. tidak dengan kebaya lusuh dan rambut putih berkilat. tidak pernah lagi dia muncul di sana. tidak akan pernah lagi. dan kami, para cucu hanya [...]


Eloisa to Abelard

In these deep solitudes and awful cells,
Where heav’nly-pensive contemplation dwells,
And ever-musing melancholy reigns;
What means this tumult in a vestal’s veins?
Why rove my thoughts beyond this last retreat?
Why feels my heart its long-forgotten heat?
Yet, yet I love!–From Abelard it came,
And Eloisa yet must kiss the name.
Dear fatal name! rest ever unreveal’d,
Nor [...]