mungkin
28Apr08
apa kabarmu setelah terbakar matahari di kotaku?
sungguh singkat
saat itu kita berjumpa
galau rasa mengusik
lewat tatap mata
ku tak tahu mengapa
hati ini jadi gelisah
kamu sibuk bekerja, dan saya sibuk mensyukuri keputusan saya hari itu. saya dan kamu tetap tidak bisa berbuat lebih banyak dari saling melempar senyum.
dapat kau rasa
getar angan kita berdua
tanpa kata
tapi hati tidak berdusta
saya merasa senang, akhirnya bisa membuat keputusan ini. keputusan untuk mempercayai diri saya dalam menilai orang lain.
andaikan kau sadar
sesingkat itu jadi awal
untungnya saya masih percaya, bahwa setiap saat adalah tepat.
mungkin ini cinta: Fariz Roestam Moenaf
Mungkin.
Filed under: rechercherait du temps perdu | Leave a Comment
Search
-
You are currently browsing the tempus fugit... weblog archives.

No Responses Yet to “mungkin”