Archive for May, 2008
pertanyaan awal yang muncul dalam pembicaraan kami, saya dan sahabat dan seorang sahabat yang berkunjung ke kota saya, suatu malam adalah
kamu juga melewati masamasa itu?
pertanyaan itu muncul, karena kami baru saja menyaksikan deretan karyanya dengan kronologis. dan di suatu titik, voila, kami mendapati diri kami melihat dia yang berbeda. pada saat itu, saya dan sahabat [...]
Filed under: de plus en plus | Leave a Comment
tentang mulut saya yang congkak
Dalam percakapan yang intens dengan seorang teman selama beberapa hari, saya tibatiba mengerem mulut saya. Dalam pandangan matanya yang menyimak, saya mampu menangkap gema suara saya yang bicara dengan terlalu banyak
“gue sih…. kalo gue…. menurut gue…”.
Rasanya sangat tidak tepat. Dia datang ke kota saya, atas undangan saya, menginap di tempat saya namun mengapa [...]
Filed under: de plus en plus | Leave a Comment
“Pilihlah pekerjaan yang engkau suka, maka engkau takkan pernah bekerja sehari pun sepanjang hidupmu”
konfusius
Membaca berita dan kegemasan orangorang tentang ujian nasional, saya langsung terpikir the mami. Bagaimana kirakira dia menyikapi semua ini kalau dia masih menjadi kepala sekolah, walau buat saya dia adalah guru seumur hidup. Saya ingat, bagaimana kami,seisi rumah harus bangun jam lima [...]
Filed under: la vie en rose | 4 Comments
Seminggu bersama the papi seperti telah membayar duapuluhtujuh tahun kebersamaan kami. Seringkali, di tengah aktivitas kami yang tidak banyak itu ( wine, rokok, nonton film), saya mendapati diri saya bertanyatanya : sebenarnya saya sedang bersama siapa sih?
Mungkin dia pun demikian, mendapati anak perempuannya telah menjadi compañeros bagi harihari tuanya.
Suatu hari, kami melompat ke taksi [...]
Filed under: la vie en rose | 1 Comment
Search
-
You are currently browsing the tempus fugit... weblog archives for the month May, 2008.